Minggu, 29 April 2012

DI ATAS SAJADAH CINTA RASULULLAH


Ada rindu meluruh dalam altar qolbu
melolos menembus batas masa
rindu membiru...membiru...membiru...
membilur goreskan sketsa hidup dalam fana

Ada rindu meluruh dalam altar qalbu
pada kekasih Illahi yang cinta umatnya tiada henti
tak lelah-lelah harapkan syafaatmu
Aku bersimpuh di atas sajadah cinta Rasulullah meminta ijin Illahi

Ada rindu meluruh dalam altar qolbu
rasa malu  tuk menemuimu di yaumil mahsyar
mengais secuil damba mengaku umatmu
tak tahu malu pada dosa-dosa yang tlah kusebar

Ada rindu meluruh dalam altar qolbu
badan tersungkur di atas sajadah cinta Rasulullah
rindu memeluk, mencium, membelai dan bergelayut pada tubuhmu
sang Bulan purnama yang terbit dari lembah tsaniyyah

Ada rindu meluruh dalam altar qolbu
sholawatku,sholawatmu, sholawat para malaikat dan shalawat Tuhanku
rindu tuk menemui kekasih Illahi yang membawa perintah yang patut ditaati
wahai Rasul pembawa ajaran mulia yang kan memperbagus watak kami

biarkan aku bersimpuh memendam rindu
di atas sajadah cinta Rasulullah
yang tiada henti-henti haturkan rasa syukur
pada Illahi pemberi titah suci...

sumenep, 27 desember 2010




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar