Selasa, 01 Mei 2012

3 CALON PENGHUNI SYORGA YANG DIKAGUMI MALAIKAT DI PADANG MAHSYAR


Seluruh manusia tentu menginginkan hidupnya  bahagia, baik bahagia di dunia maupun di akhirat. Bahkan Rasululah SAW yang amat perhatian dan menyayangi umatnya mengajarkan sebuah doa yang tercantum di dalam QS.Al-Baqarah ayat  201 dan kita kenal dengan “DOA SAPU JAGAD” yaitu : “Robbana atina fidunnya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqinna adzabannar. (Artinya : "Ya Allah berilah kami  kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat dan peliharalah kami dari adzab api neraka")

Kebahagian yang seimbang baik di dunia maupun kebahagiaan di akhirat  adalah dambaan setiap orang. Bahkan setiap orang beriman seharusnya berusaha meraihnya. Sehingga segala daya upaya dalam hidup  setidak-tidaknya berusaha mengacu pada pencapaian tujuan  tersebut…dimanapun anda bekerja, profesi apapun yang anda sandang, berapa jumlah kekayaan yang akan anda kumpulkan, dan berbagai macam cara mendapatkan kekayaan anda…namun sebagai umat beriman kita hendaklah senantiasa tetap berpedoman pada perintah Alloh swt… tetap berada pada rel-rel Allah swt:..

  Wamaa kholaqtul jinna wal insa illa liya’ buduuni = “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka  beribadah kepada-Ku” (QS. 51 : Az-zariyat : 56)

Berkenaan dengan kebahagiaan di akherat ini, dalam buku Ringkasan Sahih Bukhori Abu Zubair ra meriwayatkan bahwa dia mendengar dari Jabir bin Abdillah ra bahwa , Rasulullah SAW pernah menyampaikan suatu kisah yaitu ketika dunia sudah digulung  atau qiamat dan manusia dibangkitkan lagi untuk dikumpulkan di padang luas atau padang Mahsyar yaitu tempat penantian seluruh umat manusia menghadapi pengadilan Alloh SWT terhadap perbuatannya  yang pernah  dilakukan di dunia. Ada beberapa kisah yang bisa menjadi pengharapan dan kabar gembira bagi kita  selaku umat Rasulullah SAW yang senantiasa istiqomah  mengerjakan syariat yang beliau ajarkan kepada kita Umat Islam.

Sabda Rasulullah saw  :

  “MAN KHAFADHO ‘ALAL KHOMSI …BI AKMAALI THUHURI HA… WA MA.. WAQII TIHAA  KANAT LAHU… NUUROON WA BURHAANAN  YAUMAL QIYAAMATI …WAMAN DHOYYA’ AHAA… HUSYIRO MA’A…FIR’AUNA WA HAA MANA (dirawi An Ahmad, Ibnu Hibban, Thabrani dan Al-Baihaqi).
   
 Artinya : “Barang siapa memelihara baik-baik lima sholat fardlu dengan menyempurnakan wudhu’nya dan menjaga waktu-waktunya, maka hal itu akan menjadi nur (cahaya) dan burhan (hujjah, bukti) baginya pada hari kiamat. Dan barang siapa yang melalaikannya akan dikumpulkan kelak bersama Fir’aun dan Hamman.

“Bahwa calon Penghuni Surga pada saat di padang Mahsyar di antara sekian banyak kelompok, Malaikat menemukan  3 (tiga) golongan yang menarik perhatiannya. Di antaranya, yaitu :

1. TSUMMALLADZIINA YALUWU NAHUM KAAFWA’I NAJMIN FISSAMAA’I( Kelompok yang bercahaya bagaikan bintang )
Malaikat mendatangi kelompok ini seraya bertanya :  “Wahai manusia yang bercahaya bagaikan bintang… sesungguhnya amal apa yang kamu kerjakan sewaktu hidup didunia… sehingga wajah dan badanmu bercahaya bagaikan bintang….?” Lalu, kelompok ini menjawab : "Wahai Malaikat …kami ini sewaktu hidup didunia biasa²  saja… tidak ada yang istimewa… Hanya yang kami lakukan adalah… setiap mendengar azan berkumandang… maka kami segera menghentikan segala aktivitas… untuk mengerjakan sholat".
Memang Kalau kita lihat kenyataan sekarang… terjadi sedikit pergeseran…dimana terkadang di antara kita kaum muslimin yang terbebani oleh kesibukan,… ada perasaan : “Ah tanggung, kerjaan belum selesai nanti dulu ah memenuhi panggilan adzan!” …bahkan ada yang pura-pura tidak mendengar adanya panggilan muadzin ini…yang lebih memprihatinkan lagi …banyak umat muslim yang rumahnya dekat masjid…tapi masih banyak yang  enggan memenuhi panggilan sholat ke masjid…padahal mereka punya kesempatan…belum lagi kalau ada godaan media Televisi yang menayangkan sinetron…cerita anak….dll….inilah alasan kenapa Alloh swt memberi keistimewaan…tanda…BURHAN… kepada orang2 kelompok pertama ini….

2. WUJUU HUHUM KALQOMARI LAILATAL BADRI (Kelompok yang bercahaya bagaikan Rembulan )      Malaikat mendatangi kelompok ini seraya bertanya… “Wahai manusia yang bercahaya bagaikan rembulan… sesungguhnya amal apa yang kalian kerjakan sewaktu hidup di dunia sehingga wajah dan badanmu bercahaya bagaikan rembulan dimalam hari…? Lalu Kelompok inipun menjawab: "Wahai Malaikat …kami ini sewaktu hidup didunia pun seperti kebanyakan manusia yang lain…biasa-biasa saja… tetapi yang selalu kami lakukan adalah kami sudah berwudhu sebelum azan datang

3.  KELOMPOK YANG BERCAHAYA BAGAIKAN MATAHARI       
Malaikat mendatangi kelompok ini seraya bertanya : " Wahai manusia yang bercahaya bagaikan matahari sesungguhnya amal apa yang kalian kerjakan sewaktu hidup di dunia sehingga wajah dan badanmu bercahaya bagaikan matahari? Maka Kelompok inipun menjawab : “Wahai malaikatsesungguhnya sewaktu masih hidup di dunia…kami  ini juga seperti manusia yang lain… tetapi yang tetap kami lakukan adalah kami telah selesai sholat sunah sewaktu azan tiba…                                                                                     Sungguh… kelompok ini memang kelompok khusus…memang berat menjalankannya…kalau tidak ada kecintaan kuat terhadap Alloh swt dan rindu menemui pencipta-Nya…Oleh karena itulah kenapa Alloh memberi keistimewaan pada kelompok ini… saat di yaumil mahsyar nanti…

Demikian, semoga kita bisa meraih salah satu keistimewaan yang pernah digambarkan Rasulullah SAW 1400 tahun yang lalu. Mumpung kita masih diberi umur marilah kita manfaatkan sisa umur kita dengan banyak beristighfar dan melakukan hal-hal yang disyariatkan Rasulullah SAW serta menjauhi segala perbuatan yang dilarang kita melakukannya.


1 komentar:

  1. bagus articleny tp low seandainya di beri fotenote, Alquran n hadis yang menerangkan hal tersebut kan lebih bagus...

    BalasHapus