Selasa, 19 Juni 2012

SELALU RINDU RASULULLAH SAW

Ada sepercik bara
teronggok di sudut qolbu
melebur, menetes, mengalir...
kala disulut nurullah
tuk sebuah, sepuluh, seratus, seribu
sejuta...
bahkan tak berbilang  penghormatan...

Sepercik bara...
meronta, menggapai-gapai, meluncur...
bagai anak panah terlepas dari busurnya
melesat jauh...jauh...jauh...menembus batas semesta raya
tuk satu tujuan tergapai sang manusia agung
pelita alam semesta, sang terpercaya...al-amin...
sang pemilik akhlak termulia di antara makhluk-makhluk ciptaan-Nya
sang pengemban titah agung-Nya
Rindu Rasulullah....

ya habibi....salam 'alaika...ya Rasulullah...
ya khataman anbiya....ya Rasulullah...salam 'alaika...
sang penuntun manusia
dari kegelapan qolbu...kegelapan jiwa...menuju Cahaya-Nya...
sang pengemban titah Robbussamawati wal ardlo...

duka lara khan sirna kala bayangkan indah senyumnya...
derita hidup khan padam kala bayangkan keramahan dan kesabarannya...

rasa putus asa berbalut dosa khan pudar kala mendengar nasehat dan pengharapannya
akan ampunan Allah swt di tiap firman Al-qur'an yang dibacakannya

kesombongan dan kepongahan diri terasa bagai tikaman duri
kala membayangkan kelemah lembutan budi nuraninya,

ketamakan akan duniawi terasa bagai daki
kala membayangkan kesederhanaan menjalani hidup

ketakaburan banyaknya jalani ibadah terasa hampa
kala membayangkan keikhlasan beribadah sebagai perwujudan
kesenangannya akan gelar Abdullah...

kepengecutan diri akan sirna kala membayangkan
ketegarannya memimpin pasukan di barisan depan
menghadapi kaum Kafir....

ya habibi...ya Rasulullah....salam 'alaika...
Ya Allah.....sampaikan salam perhormatanku
kepada kekasih-Mu...sang pemimpin tauladan sejati
menjalani kehidupan di alam fana ini...

Allahumma sholi 'ala Muhammad wa 'ala alihi Muhammad....

Ya Allah...
golongkanlah hamba termasuk orang-orang yang mendapat
syafaat Rasulullah SAW di hari pembalasan nanti atas ijin-Mu




sumenep, 29 Rajab 1433 H

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar