Senin, 16 Mei 2016

syiah, salafi dan wabahi



HADHRATUSY SYAIKH KYAI HAJI HASYIM ASY'ARI RAHIMAHULLAH
Ra'is 'Aam Nahdhatul Ulama),dalam kitabnya Qanun Asasi Li-Jam'iyyati Nahdhatil Ulama,beliau berkata,

Madzhab yang paling benar dan cocok untuk di ikuti di akhir zaman ini adalah empat Madzhab, yakni Syafi’i, Maliki, Hanafi dan Hanbali (keempatnya Ahlussunnah Wal Jamaah). Selain empat Mazhab tersebut juga ada lagi Mazhab Syi’ah Imamiyyah (Ja'fariyah) dan Syi’ah Zaidiyyah,tapi keduanya adalah SESAT,tidak boleh mengikuti atau berpegangan dengan kata kata mereka).

(KITAB QANUN ASASI HALAMAN 9)


Prof.DR.Buya Hamka Rahimahullah tentang Kaum Muslimin Madzhab Hanbali yang di sebut 'Wahabi'.


Prof.DR.Buya Hamka berkata,

"Ketakutan Belanda itu bertambah lagi karena abad ke 19 sudah datang gerakan agama Islam militan langsung dari Makkah, menggerakkan umat Islam dan membangkitkan semangat Tauhid di alam Minangkabau.

Belanda yang lebih tahu daripada orang Minangkabau sendiri apa artinya Islam yang murni, karena mendapat advis dari ahli-ahli Orientalis tentang semangat Islam, melihat bahwa kemajuan gerakan Islam yang timbul di Padang Darat itu akan sangat berbahaya bagi rencananya menaklukkan seluruh Sumatera. Belanda telah mengetahui bahwa gerakan Wahabi di Tanah Arab yang telah menjalar ke Minangkabau itu bisa membakar hangus segala rencana penjajahan, bukan saja di Minangkabau, bahkan di seluruh Sumatera,bahkan di seluruh Nusantara ini.”

Gerakan "Wahabi" di ceritakan oleh Prof.DR.Buya Hamka sebagai gerakan Tauhid militan yang semangat mengumandangkan Jihad melawan penjajah hingga membuat gentar penjajah Belanda pada waktu itu.

Terakhir,Al-Habib KH.Ahmad Bin Zein Al-Kaff (Ketua PW NU Jember) berkata,"Wahabi itu adalah saudara kita,masih sama-sama Ahlus Sunnah.tapi kalau Syi'ah Bukan".

Sedangkan Habib Mudhor Al-Hamid (Tokoh NU di Jawa Timur) mengatakan,"Syi'ah itu adalah Musuh Islam yang harus kita bumi hanguskan dari bumi pertiwi,mereka adalah Musuh Islam dan musuh Ahlul Bait".


Sekian dan terimakasih
Hamba Allah yang Dha'if,Abu Husein At-Thuwailibi.
Sumber : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1436205473259108&set=p.1436205473259108&type=1&theater


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar